DPRD Kota Jambi Kunker Ke DLHP Kabupaten Muratara

DPRD Kota Jambi Kunker Ke DLHP Kabupaten Muratara

Murexs.com Muratara -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Dinas Lingkungan Hidup Pertanahan (DLHP) Kabupaten Muratara, kamis (2/7/2020).

Kunjungan 14 orang anggota Dewan Kota Jambi ini, membahas persoalan yang perkembang di masing – masing daerah. Salah satunya terkait mekanisme pengelolaan lingkungan hidup dan pengelolaan sampah di Muratara.

Junaidi Singa Rimbu Anggota Komisi III DPRD Kota Jambi mengatakan, kunjungan kerja ke Kabupaten Muratara dilakukan, karena ada kesamaan masalah sampah antara Kabupaten Muratara dengan kota Jambi yakni tentang beberapa lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dibeberapa kecamatan yang dilewati oleh jalan negara.

“Nanti tentunya TPA – TPA dipinggir jalan ini akan menjadi masalah bila kedepan dilakukan pelebaran jalan. Nah, tentunya kami melihat Kabupaten Muratara sendiri sudah siap mengatasi masalah TPA yang ada dipinggir jalan negara” ungkapnya.

Sambungnya, selain Kabupaten Muratara telah bekerja sama dengan para Kepala Desa untuk menyiapkan semua hal apabila nantinya jalan negara akan diperlebar. Hal itu tentunya menjadi masukan yang baik untuk kami kota Jambi.

“Tentunya dalam hal ini saling mengisi. Bagaimana juga kami meningkatkan distribusi sampah di Kota Jambi. Itu juga akan kami beri masukan ke DLHP Muratara. Apa yang baik di Kabupaten Muratara akan kami terapkan di Kota Jambi. Sebaliknya demikian, sehingga tujuan kita untuk sama-sama meningkatkan daerah akan tercapai” katanya.

Zulkifli Kepala DLHP Kabupaten Muratara, mengaku bangga dengan kunjungan komisi III DPRD Kota Jambi. Sebab Kabupaten Muratara yang tergolong Kabupaten baru tapi dikunjungi oleh anggota Dewan Kota Jambi.

“Kami kedepan akan adakan program namanya TPA dan IPLT. Kalau TPA merupakan tempat pembuangan akhir sampah yang akan dikelola. Sementara IPLT kita olah juga menjagi seperti pupuk kompos” ungkapnya.

Dan Program lainnya, menjadikan tempat pembuangan sampah yang tidak lagi identik dengan tempat yang kurang sehat. Dalam program itu, akan dibuat demplot bunga atau kebun buah – buahan dengan memanfaatkan pupuk kompos.

Umum