Fahmi: Wali Satri Jangan Kuatir, Ponpes Modern Ar-Risalah Sudah Siapkan Rumah Sehat

Fahmi: Wali Satri Jangan Kuatir, Ponpes Modern Ar-Risalah Sudah Siapkan Rumah Sehat

Murexs.com Lubuklinggau-
Pondok Pesantren(Ponpes) Modern Ar-Risalah Kota Lubuklinggau, menggelar konferensi pers, pada Senin(14/09). Dengan adanya informasi yang beredar beberapa hari ini ada santrinya yang terkonfirmasi virus Covid-19 dan Saat ini sedang menjalani isolasi dirumah Sehat yang sediakan oleh pondok pesantren, di jelaskan Ustad Fahmi kepada media, yang saat menjelaskan di dampingi oleh perwakilan dinas kesehatan, Puskesmas Citra Medika.

“Bahwa kami di Pondok Pesantren Ar-Risalah baik-baik saja dan aman-aman saja hanya perlu dijelasin secara fakta apa yang terjadi di Pondok Pesantren Ar-Risalah,”kata Ketua Pimpinan

“Saya ingin jelaskan bahwa Covid-19 ini tidak seberbahaya yang di beritakan, makanya kita sebagai manusia ini akan melakukan ikhtiarnya, dan kami berkeinginan anak kami ingin sehat dan menghapal Qur’an,”

Sebab itu Dinas Kesehatan memberikannya saran, Nah terkait dengan saran itu, dirinya memperketat dan dari itu sudah dari awal. Namanya juga anak-anak, sebab itu pihak pesantren tekankan anak-anak untuk tidak makan bersama-sama satu piring, minum tidak bersama.

Dan dari Sekolah sendiri tentu harus menjaga protokol kesehatan dengan menjaga jarak, menggunakan masker dan menerapkan cuci tangan.

Masih di katakan Fahmi, kemarin “sempat timbul kepanikan kepada Wali Santri, namun setelah diberi penjelasan barulah mereka mempercayai pihak pondok untuk mengurus semua anak-anak yang terpapat covid-19 dan lain-lain.

“Proses belajar kita ada beberapa hal yang tidak bisa dikurangi, seperti sholat dan mengaji,”ujarnya.

Sementara untuk belajar sendiri mereka banyak belajar diruang terbuka, dan guru yang mengajar yang dari luar untuk sementara di stop dan akan belajar menggunakan daring.

Di pondok pesantren saat ini yang mengajar hanya guru-guru yang berada didalam saja.

Untuk menjamin kesehatan para santri, pihaknya mendengarkan saran dari Dinas Kesehatan untuk dilakukan pengecekan dini agar penanganan dengan cepat diselesaikan.

“Karena masyarakat kita ini memandang aib dan padahal ini datangnya dari allah, untuk anak-anak saat ini tidak bisa dipulangkan, karena takutnya apabila mereka terpapar dapat menularkan ke  yang lain jadi mereka tidak dipunakan demi kebaikan bersama, sarin ini juga dari dinas kesehatan,”jelasnya.

Sementara itu, dari dinas kesehatan menjelang
“Pada awal Selasa (8/9/202)  kami datang untuk mengecek anak yang ada gejala, dan dicek tak hanya satu yang dapat, lalu  kami lakukan swab kepada anak tersebut dan besoknya hasilnya yang satu itu hasilnya positif Covid-19,”kata dr Dewi dalam rilisnya kepada awak media.

Karena satu anak Positif dikatakan ia, petugas Pukesmas melakukan tracking kepada santri yang lainnya sehingga dapat hasil pada hari itu sebanyak 49 santri yang di swab.

Keesokan harinya lagi jumlah Santri yang di swab sebanyak 79 orang. Dari ke-79 orang santri 37 orang hasil swab-nya sudah keluar. Dari ke 37 orang itu hasilnya 22 orang negatif dan 15 orang dinyatakan terkonfirmasi Positif Covid-19.

Menurutnya pihak Ponpes sudah sangat peduli kepada anak-anak, karena kepeduliannya itu petugas Puskesmas Citra Medika dipanggil untuk mengawasinya.

Anak-anak yang positif kata ia,  sedang menjalani isolasi oleh pihak pondok, sebabnya di Pondos Pesantren sudah ada rumah sehat dan yang positif akan diisolasi dirumah sehat.

“Kami dari Pukesmas melihat mengenai protokol kesehatan, dan menghimbau kepada orang tua santri tidak usah cemas, pondok pesantren akan menjamin kesehatan anak-anak, semua sudah dipantau dari pukesmas citra medika,”jelasnya.

Selain itu sambungnya, petugas Pukesmas sudah membuat jadwal untuk pengecekan kesehatan anak-anak santri yang sedang  menjalani isolasi dirumah sehat Pondok pesantren.

Sehingga ditegaskan dr Darlela, santri disini tidak dipulangkan karena untuk kesehatan bersama mereka akan di cek kesehatannya, ada kemungkinan apa bila di pulangkan dia yang sedang menjalani isolasi akan menularkan orang lain jadi mereka melakukan isolasi disini

Umum