Menelusuri Bukit Sulap Sebagai Salah Satu Icon Lubuklinggau

Menelusuri Bukit Sulap Sebagai Salah Satu Icon Lubuklinggau

Murexs.com Lubuklinggau
Ada banyak objek wisata alam dan sejarah yang bisa dikunjungi di Lubuklinggau. Namun, untuk bisa menikmati pemandangan ke segala penjuru kota dari ketinggian, wisatawan bisa mendatangi Taman Wisata Alam Bukit Sulap.

Bukit Sulap merupakan bagian dari Taman Nasional Kerinci Sablat, yang menjadi ikon kota Lubuklinggau. Dari ketinggian 700 meter di atas permukaan laut, matahari terbit dan terbenam bisa disaksikan dari puncaknya.

Kepala dinas(kadis) pariwisata kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan, M. Johan Iman Sitepu berpromosi, mengunjungi bukit sulap akan menjadi pengalaman wisata yang tak terlupakan saat berada di Lubuklinggau.

“Ada dua cara untuk mencapai puncaknya, dengan mendaki selama satu jam atau menggunakan kereta miring selama 30 menit,” kata Sitepu dengan penulis. pada Selasa(07/01/2020)

Kereta miring, atau yang disebut inclinator, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang enggan mengeluarkan keringat untuk sampai ke puncak Bukit Sulap. 

Bukan seperti kereta yang berjalan di rel lurus, kereta miring memberi sensasi berjalan ke atas, sesuai dengan kemiringan medan yang dilalui. 

Setelah duduk di dalamnya, wisatawan diajak berkunjung ke Pos 1 sampai Pos 4 dengan pemandangan kota Lubuklinggau beserta beberapa ikonnya, seperti Masjid Agung As Salam dan Sungai Kelingi.

“Setelah ada kereta miring, jalur mendaki tetap menarik. Saat mendaki, wisatawan juga bisa melihat jalur sepeda terganas di Indonesia dengan latar belakang Air Terjun Bukit Sulap,” lanjutnya. (F)

Pariwisata