Penertiban : Direktur PDAM Tirta Lematang Dan Jajaran Saat Melakukan Pemutusan Sambungan Ilegal

Penertiban : Direktur PDAM Tirta Lematang Dan Jajaran Saat Melakukan Pemutusan Sambungan Ilegal

Pelanggan Ilegal Siap-Siap Kena Sangsi PDAM Tirta Lematang

Murexs.com Lahat–Penertiban pelanggan ilegal pada instalasi pengolahan Air (IPA) pada PDAM Tirta Lematang akhirnya membuatkan hasil usia dilakukan penelusuran dna penertiban. Hal itu diungkapkan Direktur PDAM Tirta Lematang Anda Wijaya SKom Rabu(24/6) di sela-sela kesibukannya.
“Ya, sejumlah sambungan elega wilayah IPA III Karang Anyar Kecamatan Lahat selatan berhasil kami temukan dua sambungnya ilegal disana”, Jelasnya.

Hal ini di dapat usia dilakukan investigasi ke lapangan bentuk keseriusan memerangi pelanggan ilegal dengan modus menyambungkan sendiri pipa saluran air pada instalasi jaringan air bersih yang telah dipasang pada pelanggan resmi PDAM Tirta Lematang.
” Modusnya itu, usia ditemukan langsung kami tindak lanjuti dengan pemutusan sembari memberika himbauan kepadany suntuk dapat mendaftar secara resmi”, tegasnya.

Kedepan lanjutnya, hal tersebut akan terus dilakukan investigasi oleh jajaran PDAM tirta Lematang secara bekelanjutan demi menekan angka kehilangan air yakni 33,76 persen tersebut. Sehingga, pihaknya optimis dan menargetkan dalam kurun 1 tahun dapat menekan angka kehilangan air sebesar 2 persen.

“Tentu, selain kami peran masyarakat sangat membantu langkah pembenahan ini terkhusus bagi pelanggan ilegal yang masih membandel untuk dapat menyadari kesalahannya dengan memutus sendiri instalasi yang telah terpasang dan mendaftar secara resmi ke kantor PDAM”, pintanya.

Sejauh ini, jelas Anda PDAM masih meberikan sedikit kesempatan kepada pelanggan ilegal untuk dapat segara datang ke kantor PDAM Tirta Lematang mengajukan pendaftaran secara resmi dengan mengisi formulir dna melengkapi persyaratan yang telah ditentukan. “Kami masih beri kesempatan. Jika di bulan September 2020 mendatang makan akan diberikan sangsi denda pelanggar katagori ilegal sesi ia surat keputusan besarnya berkisar dua juta rupiah”, Pungkasnya. (Imex)

Umum