Puluhan Wali Murid SDN kertasari Minta kepsek Mundur Dari Jabatan

Puluhan Wali Murid SDN kertasari Minta kepsek Mundur Dari Jabatan

Murexs.com – Muratara – Terkait adanya penyegelan SD Negeri kertasari ,oleh pihak wali murid dan komite sekolah Desa kertasari kecamatan, karang Dapo, kabupaten Musi Rawas Utara senin, “(29/6/2020)

Banyak temuan dan keluhan orang tua wali murid dan komite sekolah SDN desa kertasari, orang tua dari murid menyegel secara paksa gedung sekolah, dan berikut poin – poin tuntutan untuk oknum kepala sekolah.

1.Dana bos tidak tepat sasaran pembuatan RKAS, Tampa musyawarah dan komite tidak pernah, diakui oleh saudara , Amrulah, selaku kepala sekolah SDN desa kertasari.

2.keluhan dari dewan guru, dana gratis untuk guru tidak pernah bagikan dan gaji Tunjangan guru selalu di potong dan tidak Tran sparan.

3.wali murid dan lain-lain,dana PIP dan buku tabungan,tidak diberikan kepada siswa atau wali murid,

4.memungut dana sebesar:20.000.untuk Pengisian Buku Lapor.Sedangkan dari tahun Yang sudah,sudah ada perjanjian,tidak memeban kan Lagi biaya ke wali Murid,tentang Pengisian Lapor

Menurut ungkapan salah satu wali murid Hr, (36) wali murid kelas VI menjelaskan.

“memang kami wali murid meyegel sekolah tersebut, karena beberapa anak kami ini mendapatkan dana bantuan PIP, akan tetapi kartu dan buku tabungannya tidak di berikan ke pada kami wali murid atau anak kami sebagai murid di sekolah tersebut ,dan kami wali murid malah di minta dana untuk pengisia buku Rapot sebesar 20.000 persiswa, dulu kami dan komite pernah rapat mengenai hal ini, akan tetapi malah sekarang kami sebagai wali murid masih tetap di minta untuk dana tersebut. “ujarnya tegas.

Keterangan EN (38) ketua komite juga menjelaskan, beberapa hal mengenai penyegelan SDN desa kertasari oleh wali murid, bermula dari masalah pemotongan gaji guru, pemungutan biaya Rapot, dan sampai dana perawatan sekolah tidak pernah di Salurkan, lihat la sekolah yang ada di desa kami,”ungkap nya”.

Menurut Keterangan Linda,Guru SD Kerta sari (40).
“PNS,tenaga Didik SDN kertasari juga menjelaskan gaji tunjangan kami selalu di potong dan tidak di Berikan dengan alasan teranspot, matrai dan lain-lainnya, pemotongan ini pemotongan itulah semenjak mulainya pak (Amrulah) menjabat sebagai kepala sekolah negeri di desa kertasari sampai sekarang, Semenjak Menjabat Selama 14 bulan Berjalan sebagai kepala sekolah SDN kertasari, “tuturnya kepada tim media.

Amrulah,S.pd,saat di kimformasi media,Radar Jakarta.Net. melalui Para Wali Murid Di tempat Warung Sebelah Dinas Pendidikan Muratara. tidak memberikan keterangan, Transparan dan juga komentar,Ungkap Guru SD.Kertasari Ke Awak Media Saat di Wancarai di sebelah Kantor dinas Pendidikan Ruangan Kantin Bakso.

Sumber imfo media radar Jakarta. Net
(putra /arohman)

Pendidikan