“Rapid Test” Satu OTG Asal Muratara Positif Corona

“Rapid Test” Satu OTG Asal Muratara Positif Corona

Murexs.com,Muratara-Maraknya penyebaran corona virus disease 2019(Covid-19) kian merajai dunia, kalo ini Ibu melahirkan asal Muratara Positif corono menurut hasil Rapid test, minggu(18/4).

Ketua Gugus Tugas Covid-19 HM Syarif Hidayat melalui Juru bicara(jubir) Susyanto tunut mengungkapkan, ya benar seorang ibu-ibu asal muratara yang berinisial Dw (40) sebelumnya di Rawat di RSUD Rupit, ia tengah hamil karena persalinan akan dilaksanakan dengan ceasar maka pasien di rujuk ke RS.Ar Bunda, Sesusai dengan SOP setiap akan menjalani Operasi pasien harus menjalani Rapid test terlebih dahulu, tadi sudah dilaksanakan rapid test di Ar Bunda dan hasilnya menyatakan ibu itu positif dan anak nya yang di lahirkan secara ceasar hasil nya Negatif tapi ini rapid test ya, namun harus kita lakukan test lebih akurat lagi dan kita akan koordinasikan dengan pihak Lab di Palembang, ungkapnya.

Atas informasi ini Gugus tugas covid-19 Muratara melakukan beberapa langkah yang pertama melakukan tracking terhadap orang-orang yang pernah interaksi secara langsung dengan pasien ini dan dari data yang di laksanakan tracking tersebut di ketahui ada 10 orang tenaga kesehatan yang berinteraksi di rumah sakit maupun dalam perjalanan pengantaran ke Ar Bunda, namun untuk keluarga dekat itu ada 17 orang,lanjut dia.

Lanjut, terhadap 27 orang Orang Tanpa Gejala (OTG) ini, artinya orang yang pernah berinteraksi dengan pasien yang positif corona pada rapid test ini kita jadikan OTG sebab tidak ada gajala-gejala sebelumnya dan terhadap OTG ini atas Koordinasi bupati Muratara dan walikota Lubuklinggau akan di laksanakan karantina di hotel 929 ini terhadap 27 orang ini,tuturnya.

Untuk pengkarantinaan mulai malam ini(18/4) sampai 14 hari kedepan, pasien Masih OTG positif rapid test dan informasi pasien masih di RS.Ar Bunda. Berdasarkan tracking tidak ada perjalanan jauh, namun yang bersangkutan ada warung di Pinggir jalan, pungkasnya.

Untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, dan taati maklumat yang telah pemerintah sampaikan, tutupnya.

(Elda/Murexs.com)

Kesehatan