SEORANG WARGA DESA MAUR TEWAS TERPATOK ULAR, KORBAN SEMPAT DITOLAK OLEH PIHAK RUMAH SAKIT

SEORANG WARGA DESA MAUR TEWAS TERPATOK ULAR, KORBAN SEMPAT DITOLAK OLEH PIHAK RUMAH SAKIT

Murexs.com Muratara.-Seorang warga desa Maur bernama Candra bin Himyar tewas terpatok ular pada Minggu Malam, (19/04/2020). Peristiwa itu terjadi dikarenakan korban sedang Mikat  Burung di Kebun Sawit. 

Korban sempat dilarikan Ke UGD RS Rupit namun pihak Rumah Sakit menolak karena tidak ada stok obat anti bisa ular.
Gigitan ular tersebut tepat berada pada bagian tangan kiri korban yang terlihat membiru karena bisa ular mematikan tersebut telah mengalir ditubuh korban.

Kejadian ini sempat menghebokan media sosial facebook, karena banyak yang kecewa atas tindakan Rumah Sakit yang menolak korban sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia di Rumah Sakit tersebut.

 Kasus terpatok ular ini merupakan kali kedua terjadi pada warga Desa Maur. dilansir dari akun media sosial Facebook bernama Muhammad Ruslan Ruslan seorang warga desa Maur  mengatakan:
” Innalillahi wa innailahirooji’un. 
Telah Meninggal dunia Candra bin Himyar” ,Patok ular atau di cetok ular. Almarhum sempat ke UGD RS Rupit tapi di tolak dan tidak direspon dengan baik di UGD. dan mengatakan obat anti bisa ular tidak ada. ini kasus yang kedua untuk warga Maur”.

Belum ada konfirmasi dari pihak Rumah Sakit mengenai penolakan pasien bernama Candra ini yang mengakibatkan tidak tertolongnya nyawa korban. 

Akibat peristiwa ini keluarga dan banyak orang yang merasa kecewa dengan pelayanan rumah sakit umum daerah Rupit yang sangat kurang baik pelayanan maupun fasilitasnya yang minim.
(Julia).

Pariwisata