SMK Pertanian, Belajar Sistem ‘Daring’ Guru Mengajar Dari Sekolah Murid Di Rumah

SMK Pertanian, Belajar Sistem ‘Daring’ Guru Mengajar Dari Sekolah Murid Di Rumah

Murexs.com Lubuklinggau-
Proses Belajar Mengajar (PBM) pada SMK Negeri Pertanian Kabupaten Musirawas menggunakan sistem Daring (Dalam Jaringan), dimana guru berada di sekolah memberikan materi pembelajaran dan siswa mengikutinya dari rumah.

Namun, jika harus praktek disekolah maka siswa datang dengan persetujuan orang tua dan dibatasi hanya 10 siswa, dengan mangacu pada protokol kesehatan cuci tangan, ukur suhu, pakai masker dan jaga jarak.

”Memang PBM terkadang terkendala dengan jaringan, untuk membantu menunjang jaringan internet untuk belajar, pihak sekolah memberikan bantuan Pulsa baik kepada guru maupun siswa,” ucap Yosep Mubarok. Pada awak media Kamis(12/11).

Pemberian bantuan Pulsa itu sesuai arahan Kemendikbud dapat di lakukan dan dianggarkan melalui dana BOS, dan sudah dilakukan sejak bulan Juli 2020 lalu.

Dan untuk aplikasi pembelajaran daring kita menggunakan Google classroom, memang sejauh ini Masih ada kendala yaitu daerah-daerah yang tidak ada jaringan internet, jika terkendala tidak punya HP android bisa minjam ke orang tuannya, atau bisa datang ke sekolah dengan menggunakan pasilitas sekolah. Dikatakan kepsek.

Lebih lanjut “Menggunakan Google classroom untuk siswa-siswi masuk kedalam kelompok masing-masing mata pelajaran, dan untuk absennya dalam pembelajaran di setiap guru pasti ada absen tersendiri untuk muridnya.

Jika ada murid yang beberapa kali tidak hadir maka kita pihak sekolah menugaskan guru untuk datang ke rumahnya apa, ada permasalahan apa itu tadi jika terkendala henpon di anjurkan minjam atau gabun dengan kawan terdekat silakan belajar di sekolah gunakan WiFi kita berikan password-nya kemudian kita silakan menggunakan kuota yang berukuran tapi tetap dengan mengedepankan protokol kesehatan, singkatnya (fd).

Pendidikan