Bappeda Laksanakan Sosialisasi PAMSIMAS III Tingkat Kabupaten    Muratara

Bappeda Laksanakan Sosialisasi PAMSIMAS III Tingkat Kabupaten Muratara

Murexs.com Muratara РSenin, 30 September 2019 Bappeda Kabupaten Musi Rawas Utara melaksanakan kegiatan Sosialisasi PAMSIMAS III Tingkat Kabupaten Musi Rawas Utara untuk Desa sasaran PAMSIMAS III Tahun 2020 dan Evaluasi terhadap 21 desa sasaran Tahun 2019 Kabupaten Musi Rawas Utara yang dilaksanakan di Ruang Auditorium Setda Kabupaten Musi Rawas Utara, adapun Kegiatan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Rawas Utara selaku ketua Pokja AMPL dan Kepala Bappeda Kabupaten Musi Rawas Utara. 

Acara dihadiri oleh Kepala Desa yang menjadi Desa sasaran PAMSIMAS Tahun 2019 berjumlah 21 Desa yakni desa Sukaraja, Muara Tiku, Tanjung Raja, Bina Karya, Setia Marga, Tanjung Raja, Suka Menang, Sungai Jernih, Biaro Baru, Lubuk Rumbai Baru, Lubuk Mas, Pangkalan, Sungai Baung, Teladas, Simpang Nibung, Sungai Lanang, Mandi Angin, Tebing Tinggi, Air Bening, Tanjung Beringin, dan Desa Belani.

7 Desa Calon Sasaran Program Reguler Tahun 2020 yakni Desa Embacang Baru, Embacang Baru ilir, Bingin Rupit, Sumber Makmur, Pauh, Ketapat Bening dan Mekar Sari.

4 Desa Calon Sasaran Hibah Khusus (HKP) PAMSIMAS Tahun 2020 Desa Batu Kucing, Desa Rantau Telang, Desa Muara Batang Empu dan Desa Kerta Dewa.

5 Desa Calon Sasaran Hibah Insentif Desa (HID) Tahun 2020 yakni Desa Jadi Mulya, Jadi Mulya I, Kerani Jaya, Surulangun dan Desa Maur Lamo.
Dalam sambutannya Sekretaris Daerah H. Alwi Roham menyampaikan Program PAMSIMAS merupakan salah satu program prioritas guna meningkatkan akses air minum dan sanitasi layak di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sosialisasi Tingkat Kabupaten bertujuan untuk menjaring minat Desa Sasaran Pamsimas Tahun Anggran 2020 dan sekaligus evaluasi terhadap desa yang sudah berjalan. 

Evaluasi dilakukan terhadap 21 Desa Sasaran PAMSIMAS 2019 yang sedang berjalan dimana masih terdapat beberapa kendala yang disampaikan oleh masing-masing desa diantaranya terdapat 6 (enam) desa yang terlambat pada proses pencairan, terbatasnya jumlah pekerja, dan khusus di Desa Bina Karya dan Setia Marga terkendala dengan opsi Embung sebagai sumber air yang kering, sehingga perlu dipertimbangkan pengalihan opsi sumur Bor namun perlu dilakukan tes Geo listrik dikarenakan Desa berada dalam Wilayah Non CAT.

Namun Sekda juga mengatakan kendala-kendala yang dihadapi masih dapat ditangani dan semua desa berproses dan berkomitmen untuk menuntaskan 100% di Bulan Desember.
Kepala Bappeda Erwin Syarif, ST.MT. menyampaikan bahwa Kabupaten Musi Rawas Utara sangat serius untuk mendukung target Universal Acces 100% akses air minum dan  Sanitasi Layak, Program PAMSIMAS merupakan platform yang akan menjadi awal program dan kegiatan Bidang AMPL melalui sumber pendanaan lainnya. Saat ini Kabupaten Program PAMSIMAS di Kabupaten Musi Rawas Utara sudah mencapai 72 Desa sejak PAMSIMAS I hingga PAMSIMAS III Tahun 2019, dan akan menuntaskan sisa desa yang belum belum mendapatkan PAMSIMAS di Tahun 2020.

Selain evaluasi terhadap desa 2019, Bappeda Kabupaten Musi Rawas Utara juga mengundang Narasumber LGS Prov. Sumsel Bapak Redison untuk Sosialisasi Tingkat Kabupaten Musi Rawas Utara Tahun 2020, adapun dalam paparannya mengatakan terdapat 3 program yang ditawarkan yakni, Program Desa Reguler (Pembangunan Baru) dengan Program HKP bagi Desa yang kurang berfungsi baik dan Program HID bagi desa yang sudah berfungsi baik untuk pengembangan.

Kepala Bappeda juga mengatakan bahwa air bersih dan sanitasi merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan Kegiatan ini merupakan upaya bersama memenuhi hak rakyat atas air, tempat tinggal dan lingkungan hidup yang layak, sebagaimana diamanahkan Undang-undang, maka perlu kerjasama semua pihak untuk mensukseskan kegiatan PAMSIMAS di Kabupaten Musi Rawas Utara.
(Rilis).

Kesehatan