Henny Fitrianty: Forum Genre dan Duta Genre se-Kota Lubuklinggau, Program Menurunkan Angka Stunting

Henny Fitrianty: Forum Genre dan Duta Genre se-Kota Lubuklinggau, Program Menurunkan Angka Stunting

Wawako Kukuhkan Forum Genre dan Duta Genre se-Kota Lubuklinggau

Murexs.com LUBUKLINGGAU-Wakil Wali Kota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar mengukuhkan forum generasi berencana (Genre) dan duta genre tingkat kelurahan serta penyuluh kesehatan reproduksi remaja, di Auditorium Bukit Sulap Lt. 5 Perkantoran Wali Kota Lubuklinggau, Jumat (3/3/2023).

Dalam sambutannya, Wawako mengucapkan selamat kepada forum genre dan duta genre tingkat kelurahan dalam wilayah Kota Lubuklinggau yang telah dikukuhkan.

“Semoga keberadaan forum ini mampu berperan dalam memperjuangkan pemenuhan hak-anak dan mewujudkan partisipasi anak dalam proses pembangunan serta menjadi garda terdepan dalam mensukseskan program keluarga berencana nasional,” imbuhnya.

Dia juga mengatakan, dimulai dengan menunda pernikahan sampai cukup umur yakni di atas 21 tahun, maka persiapkan sesuatunya dengan baik karena pernikahan tak cukup dengan cinta, namun berusaha terlebih dahulu untuk menggapai cita-cita supaya kelak sangat siap untuk menikah dengan membekali diri dan kematangan baik secara fisik, mental maupun ekonomi sehingga dapat terbangun keluarga berkualitas.

“Semoga para generasi muda dapat berperan aktif dalam menurunkan angka stunting, namun diperlukan pencegahan sejak dini agar angka stunting tidak membludak dan teratasi sejak dini,” harapnya.

Masih menurut wawako, generasi berencana sangat penting. Apabila tidak direncanakan, maka sangat rentan terjadi perceraian dan anak pun ikut terlantar.Kondisi ini mengakibatkan kualitas SDM generasi penerus menurun.

Sementara dalam laporannya, Kepala DPPKB Lubuklinggau, Henny Fitrianty menyampaikan pembinaan ketahanan remaja merupakan program yang dikembangkan untuk menyiapkan kehidupan berkeluarga bagi remaja agar mampu melangsungkan jenjang pendidikan secara terencana, berkarir dalam pekerjaan dan menikah dengan penuh perencanaan sesuai fase reproduksi sehat.

Upaya tersebut sambungnya dilakukan dengan pemberian akses informasi, pendidikan, konseling dan pelayanan tentang kehidupan berkeluarga sebagaimana tertuang dalam pasal 48 UU Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

Kepala BKKBN Provinsi Sumsel Mediheryanto, SH,MH dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkot Lubuklinggau yang telah memfasilitasi dan mengukuhkan forum genre dan duta genre.

“Forum genre merupakan fasilitasi para remaja untuk mewujudkan generasi berencana, dapat mencegah stunting, motivator, tauladan, penggerak sera contoh dilingkungannya,” jelas dia.

Mereka adalah calon kepala keluarga dan ibu rumah tangga agar tercipta keluarga berkualitas dan berencana, dimulai dengan pendidikan setelah itu mencari pekerjaan.

“Jadi jangan menikah dulu kalau belum bekerja. Usia matang minimal 25 tahun untuk laki-laki dan perempuan 21 tahun,” tandasnya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan penyuluhan terkait kesehatan reproduksi remaja oleh Ketua TP PKK Lubuklinggau Hj. Yetti Oktarina Parana.

Hadir dalam acara tersebut, Asisten l Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kahlan Bahar, Ketua GOW Lubuklinggau, Hj Sri Haryati Sulaiman, mewakili Kadinkes, mewakili Kadis Dikbud, dan Kepala DP3APM Lubuklinggau, Heri Suryanto.(*).

Umum