Kandidat Perempuan Selalu Menjadi Kuda Hitam, Hampir Di Setiap Pilkada

Kandidat Perempuan Selalu Menjadi Kuda Hitam, Hampir Di Setiap Pilkada

Murexs.com Sumsel
Kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Selatan mulai menggeliat. Nama Ir Holda, M.Si digadang-gadang masuk bursa cagub sumsel mewakili perempuan.

Belakangan kandidat perempuan yang maju dalam ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), semakin marak. Hampir disetiap ajang Pilkada, kandidat perempuan selalu menjadi kuda hitam yang mampu mengganggu perolehan suara calon terkuat.

”Banyak nilai lebih yang dimiliki kandidat perempuan. Selain memang mereka memiliki tingkat kepekaan yang tinggi terhadap berbagai persoalan di masyarakat seperti kesehatan, pendidikan, keindahan dan lingkungan hidup, mereka juga punya peluang besar karena jumlah pemilih perempuan selalu jauh lebih besar dibanding laki-laki,”

Tak ayal jika Ir Holda, M.Si akan menjadi kuda hitam di kontestasi sebab beliau di gadangkan satu-satunya wanita yang akan maju pada kontestasi calon Gubernur Sumatera Selatan periode 2024-2029 mendatang. betapa tidak sepanjang sejarah Propinsi Sumatera Selatan belum pernah ada perempuan yang berani menyatakan maju sebagai calon gubernur. Baru kali ini

Berdasarkan catatan biografi singkat, Ir Holda, M.Si telah dipercayakan masyarakat menjadi anggota DPRD Sumsel selama tiga periode, dan sekarang menjabat sebagai ketua komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan. Dapat kita simpulkan jika holda cukup berpengalaman untuk mengemban amanah dari masyarakat Sumsel.

Tekad bulat yang disampaikan Holda tak main-main. Beliau menyatakan, bahwa jika memang diberi kepercayaan oleh partai, dirinya akan siap maju sebagai calon gubernur, bukan hanya sebagai wakil.

“Sebagai warga asli Sumsel tentu saya merasa terpanggil (maju Pilgub Sumsel) dan siap mengabdi serta berbuat lebih baik lagi untuk masyarakat Sumsel. Apalagi saya sudah tiga periode menjadi anggota DPRD provinsi ini,” kata Holda. Pada 04-04-2024

Diketahui Partai Demokrat saat ini memiliki 8 perwakilan di DPRD Sumsel. Tinggal berkoalisi dengan satu partai lagi, bisa mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.

“Ini kan (menjadi calon gubernur Sumsel) niat. Tapi semuanya nanti kan tergantung partai (Demokrat), dan pembicaraan dengan mitra koalisi, terkhusus restu dan dukungan dari masyarakat Sumsel khususnya,” tutur Holda.

Lebih lanjut, Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Demokrat Sarjan Tahir mengaku surprise mengetahui keinginan Holda, yang notabene kader perempuan Partai Demokrat Sumsel, dan menyatakan keinginan untuk maju PIlgub Sumsel.

“Sebagai kader partai pasti kita support. Apalagi Bu Holda ini sudah berkiprah sejak awal Partai Demokrat Sumsel didirikan. Bu Holda ini juga sudah malang melintang percaturan politik Sumsel bahkan tingkat nasional. Namanya pun sudah sangat familiar, baik di tingkat elit sampai masyarakat akar rumput,” kata Sarjan.

Politik Umum