Klarifikasi Pihak PT SMS Sungai Musi Estate, Terkait Pekerja Yang Diduga Diberhentikan Sepihak

Klarifikasi Pihak PT SMS Sungai Musi Estate, Terkait Pekerja Yang Diduga Diberhentikan Sepihak

Murexs.com Musi Rawas –
Menanggapi pemberitaan Puluhan masyarakat Desa Sungai Bunut dan desa gunung kembang lama, Kecamatan Bulang tengah suku ulu Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Yang di duga di berhentikan oleh pihak perusahaan tempat mereka bekerja secara sepihak oleh PT Sawit Mas Sejatera (SMS) Sungai Musi Estate.

Pada Rabu 14-02-2024 bertempat di nasi bakar 88 kota Lubuklinggau, pihak dari PT SMS (SMIE) mengklarifikasi perihal tersebut. Zulfi Ansari – Manager SMIE yang didampingi oleh Arman Humas PT SMS dan Yanto Siregar Kepala Kantor Perwakilan Lubuklinggau, juga hadir dalam kesempatan ini Andi Lala merupakan koordinator LSM PEKO.

Saya pun sebenarnya melihat berita itu kaget, karena setahu saya tidak pernah kami memberhentikan sepihak, karena yang saya lihat di Media itu adalah pekerja harian istilahnya BHL kalau di kami PKH-SW dua puluh hari kerja sebulan, dan sesuai dengan surat perjanjian kerja itu berakhir pada tanggal 31 Desember “seluruhnya,” ada 149 orang. Dikatakan Zulfi Manager SMIE, PT SMS

Ini sudah di sampaikan oleh asisten masing-masing kepada pekerja, bahwasanya per tanggal 31 berahir masa kerja sesuai dengan SPK.

Adapun alasan kami menambah persyarat “penerimaan pada tahun 2023 ada isu yang berkembang bahwasanya ada pekerja yang narkoba, DPO, resedivis,” beralasan ini Maka kami 2024 kami sepakat dengan asisten akan menambah persyaratan pendaftaran yaitu SKCK dan surat keterangan sehat tujuannya Untuk mengkanter isu yang berkembang. Itupun sebagai syarat pendaftaran belum tentu juga di terima bekerja kembali, Tidak semua yang sudah mengurus berkas itu di terima kembali.

“Saya tidak pernah menjelaskan apalagi menjanjikan secara langsung kepada pekerja jika ada yang memenuhi syarat itu bisa di terima bekerja kembali.

Dalam hal perekrutan PKH-SW ini, kami harus membuat perhitungan kebutuhan tenaga kerja berdasarkan pekerjaan yang ada, dan diajukan ke Pimpinan. Setelah mendapat persetujuan, baru bisa kami me-rekrut pekerja.

Dan untuk tahun 2024, kami hanya membutuhkan 100 orang pekerja saja. Dan dari 100 orang tersebut, kami bagi komposisi nya menjadi 2. Sebanyak 55 orang akan direkrut oleh Asisten dari pekerja PKH-SW thn 2023 yang dinilai bagus kinerja nya, yang juga mayoritas berasal dari Desa sekitar. Dan 45 orang lagi akan di Rekrut oleh Pemerintah Desa sekitar PT SMS (SMIE).

Oleh karena itu, maka kami mengirimkan surat kepada pemerintah desa yaitu kades agar merekom tujuh pekerja saja sesuai dengan kebutuhan kami,” Ujarnya.

Itu wilayah yang di terima..? Wilayah sekitar sedangkan desa binaan kami itu ada enam, Sukarami(lahat), mekar jaya, sungai Bunut, gunung kembang lama, gunung kembar baru, dan Kembang Tanjung (Musi Rawas) serta Sugihwaras (empat lawang) sebagai Desa yang berbatasan langsung dengan PT SMS SMIE, dan dalam hal penerimaan pekerja PKH-SW ini, tetap kami mengutamakan warga wilayah sekitar PT SMS. Ringkasnya. -(20)

Umum