Performa Luar Biasa, Santri-Santri Juara Pesantren Modern Ar-Risalah Lubuklinggau

Performa Luar Biasa, Santri-Santri Juara Pesantren Modern Ar-Risalah Lubuklinggau

Murexs.com Lubuklinggau- Dengan bangga mempersembahkan Mega Konser 2024 by The Assertive Generation dengan tema The Resilient Woman from Tanah Rencong, Laksamana Keumala Hayati

yang diselenggarakan pada Hari Rabu, Tanggal 6 Maret 2024 Pukul 20.00 WIB bertempat di Lapangan Hijau Pesantren Modern Ar-Risalah Lubuk Linggau 

Kemegahan dan Performa Luar Biasa  dari Santri Santri Juara Pesantren Modern Ar-RIsalah Lubuklinggau, dengan berbagai macam keterampilan tentunya dalam konteks mengedukasi bagi santri dan masyarakat pada umumnya.

Hadir pada kesempatan kali ini, PJ Sekda, H. Thamri, Kapolres Lubuklinggau, AKBP Indra Arya Yudha, Asisten l Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Lubuklinggau, Kahlan Bahar, Kasat Pol PP Walyusman para pimpinan-pimpinan ponpes, wali santri dan alumni, serta masyarakat, juga hadir pimpinan juga sebagai Pendiri Pesantren Modern Ar-Risalah, Dr (Hc) KH S. Syaiful Hadi Ma’afi, BA, di dampingi oleh Moch. Atiq Fahmi, Lc, M.Ag., 

Ketua Yayasan Ponpes Moderen Ar-Risalah, KH Syaiful Hadi Ma’afi, BA dalam kesempatan itu mengungkapkan kegiatan ini merupakan ilustrasi perjuangan keluarga besar Ponpes Ar-Risalah dalam mendirikan ponpes tersebut mulai dari nol hingga menjadi besar seperti saat ini. 

Acara disi dengan penampilan kisah Keumalahayati. Keumalahayati adalah salah seorang perempuan pejuang yang berasal dari Kesultanan Aceh. 

Ayahnya bernama Laksamana Mahmud Syah, sementara kakeknya dari garis keturunan ayahnya bernama Laksamana Muhammad Said Syah, putra dari Sultan Salahuddin Syah yang memerintah sekitar tahun 1530–1539 M.

Ada juga penampilan Tari Saman yang merupakan tarian tradisional Aceh berasal dari suku Gayo dibawa oleh Syekh Saman, seorang penyebar agama Islam di Aceh. Penari Tari Saman akan mengenakan pakaian khusus berwarna-warni. 

Selama dipentaskan, penari akan membentuk format pola lantai yang khas.  Dilanjutkan dengan penampilan pidato lima bahasa daerah, marching band, pencak silat dan penampilan lainnya. Ungkapnya 

Acara yang di kemas sedemikian menarik itu apa lagi para santri menampilkan berbagai keterampilan dengan begitu sempurna, menambah suasana haru bagi para tamu undangan yang hadir.

Sementara itu salah satu wali santri yang ikut kegiatan ini mengatakan bahwa saat ini yang dibutuhkan oleh keluarga adalah anak-anak yang menuntut ilmu di sini mampu menerapkan di kehidupan nyata dimanapun dan kapanpun.

Menurutnya selama ini usaha Pondok Pesantren sudah menampakkan hasilnya. Buktinya anaknya yang selama ini pendiam sudah mulai percaya diri, dan sudah bisa berkomunikasi dengan baik.

“Selama ini anak saya sangat pendiam tapi di sini sudah mulai percaya diri, bahkan di rumah ia komunikatif dengan kami. Padahal waktu sebelum disini sangat jarang bicara dengan kami. Sebagai orang tua saya ucapkan terimakasih atas didikan dari guru-guru di sini,” sebutnya.

“Di sini saya menemukan apa yang dicari anak saya. Ruang dan dimensi kehidupan yang diisi dengan aktivitas yang produktif yang dapat merangsang perkembangannya anak kami, baik sosial serta emosionalnya. Terimakasih kepada seluruh stage holder Pesantren modern Ar risalah yang telah mewujudkan hal itu,” tutupnya.

Pendidikan Umum